Bea Cukai Kediri Dampingi UMKM Tembus Pasar Ekspor
Kediri, 13-03-2026 - Kendala pemahaman prosedur ekspor, persyaratan dokumen, hingga standar pasar global kerap menjadi hambatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah memperluas jangkauan bisnisnya. Untuk menjawab tantangan tersebut, Bea Cukai Kediri terus memperkuat pendampingan kepada UMKM berpotensi ekspor agar mampu bersaing di pasar global.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan asistensi kepada Koperasi Nanas Sumber Rejeki Kabupaten Kediri pada Rabu (25/02). Pendampingan ini merupakan bagian dari langkah strategis Bea Cukai Kediri dalam memperluas akses pasar internasional bagi produk unggulan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, tim Bea Cukai Kediri memberikan pendampingan yang tidak hanya mencakup informasi administratif, tetapi juga asistensi teknis terkait prosedur ekspor, pemenuhan dokumen kepabeanan, standar kualitas produk, hingga pemahaman regulasi negara tujuan.
"Pendampingan ini menjadi wujud komitmen Bea Cukai dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance, khususnya dalam mendorong pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar global," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan terarah, Koperasi Nanas Sumber Rejeki berhasil meningkatkan kapasitas ekspornya hingga mampu menembus pasar Timur Tengah. Hingga saat ini, koperasi tersebut telah merealisasikan enam kali pengiriman nanas segar ke beberapa negara tujuan, yakni Arab Saudi, Oman, dan Uni Emirat Arab.
"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk pertanian lokal dari Kabupaten Kediri memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional, baik dari sisi kualitas, kontinuitas pasokan, maupun pemenuhan prosedur ekspor yang dipersyaratkan," lanjut Gatot.
Pendampingan serupa juga diberikan kepada PT RVI Eternel Indotrading, produsen wooden home appliance asal Kediri, dalam kegiatan asistensi yang dilaksanakan pada 25 Februari 2026 di Kediri. Perusahaan ini merupakan salah satu UMKM yang telah memiliki aktivitas ekspor sekaligus tengah mengembangkan pasar luar negeri.
Sejak tahun 2024, UMKM tersebut telah berhasil melakukan tiga kali ekspor ke Jepang serta memperluas jejaring internasional melalui partisipasi dalam pameran PESTA ASIK EK! 2025 di Johor, Malaysia. Capaian ini menunjukkan adanya perkembangan positif dalam upaya memperluas pasar global bagi produk UMKM dari daerah.
Gatot menyebutkan pendampingan yang dilakukan Bea Cukai Kediri bertujuan membantu pelaku usaha memahami proses ekspor secara menyeluruh sekaligus memastikan kegiatan perdagangan internasional berjalan sesuai ketentuan. "Dengan demikian, pelaku usaha dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnisnya di pasar global," tambahnya.
Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan UMKM sekaligus peningkatan ekspor daerah. Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, produk-produk unggulan dari Kediri diharapkan semakin dikenal di pasar dunia, menciptakan nilai tambah bagi produk lokal, membuka peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan
TIM

Belum ada Komentar untuk " Bea Cukai Kediri Dampingi UMKM Tembus Pasar Ekspor"
Posting Komentar