test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "FAKTA ONE"

Amsakar-Li Claudia Lega, Komplotan Pencuri Kabel Traffic Light hingga Telepon Digulung

SUKAJADI, KataBatam-FAKTA ONE  Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, lega. Komplotan pencuri fasilitas umum yang dikenal dengan istilah “rayap besi”, digulung polisi.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri konferensi pers di Mapolresta Barelang, Sukajadi, Kamis (2/4/2026). Hadir dalam kesempatan ini, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Asep Safrudin, dan Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono.

Sejumlah kasus yang berhasil diungkap tersebut, yang pertama terjadi di kawasan Batuampar, berupa pencurian kotak pengendali lampu lalu lintas pada Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di Simpang Batuampar, Kelurahan Jodoh.

Kasus kedua berupa pencurian kabel menara pemancar milik salah satu operator telekomunikasi di Sagulung, pada Jumat, 20 Maret 2026 sekitar pukul 05.45 WIB di Jalan Dapur 12, Kelurahan Sungaipelunggut. Polisi menyebut pelaku telah melakukan aksi serupa di 14 lokasi berbeda.

Adapun kasus ketiga kembali terjadi di Batuampar, yakni pencurian kabel penerangan jalan pada Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 WIB di Simpang Empat Pelabuhan, kawasan lampu merah Batuampar.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Kepri, Polresta Barelang, serta masyarakat yang telah membantu pengungkapan kasus ini,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, tindak kejahatan terhadap fasilitas umum tidak dapat dipandang sepele karena berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat. 

Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar kerugian material, melainkan menyangkut kepentingan publik secara luas.

“Bukan soal nilai barangnya, tetapi fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat menjadi terganggu,” tegasnya.

Amsakar juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap indikasi tindak kejahatan kepada aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif. Jika menemukan tindak kejahatan, segera laporkan kepada aparat. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Asep Safrudin, menyampaikan bahwa meskipun nilai ekonomi barang yang dicuri relatif kecil, dampaknya sangat besar bagi masyarakat.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi sangat meresahkan karena menyangkut fasilitas umum yang digunakan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, aksi pencurian tersebut turut mengganggu upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur kota, termasuk sistem lalu lintas dan penerangan jalan

“Traffic light yang mengatur lalu lintas dicuri. Begitu juga kabel telepon dan listrik. Ini jelas menghambat aktivitas masyarakat,” jelasnya. (ski)

Belum ada Komentar untuk "Amsakar-Li Claudia Lega, Komplotan Pencuri Kabel Traffic Light hingga Telepon Digulung "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Bawah Artikel

Selamat datang di Website portal berita mediaonline kami, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: