test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "FAKTA ONE"

Bea Cukai Morowali Tindak 21 Ribu Batang Rokok Ilegal di Sekitar Kawasan Industri IMIP

 


MEDIA FAKTA ONE..Morowali, 15-04-2026 - Bea Cukai Morowali gencarkan pemberantasan rokok ilegal di wilayah sekitar Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali. Pada awal April 2026, Bea Cukai mampu menindak sebanyak 21 ribu batang rokok ilegal dengan total nilai barang lebih dari Rp31 juta.

Kepala Kantor Bea Cukai Morowali, Muhariadi Angkat, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengawasan, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi seperti kawasan industri.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan penindakan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan informasi dan laporan dari masyarakat. Pihaknya secara aktif melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi, termasuk melalui perusahaan jasa ekspedisi serta penjualan di tingkat eceran. Dalam penindakan tersebut, berbagai merek rokok ilegal berhasil diamankan, di antaranya Smith, New Humer Brown, My Cava Click, dan Boss Caffe Latte.

Selain penindakan tersebut, sepanjang tahun 2026, Bea Cukai Morowali tercatat telah menindak lebih dari 350 ribu batang rokok ilegal. Nilai barang dari keseluruhan penindakan tersebut mencapai sekitar Rp545 juta, dengan potensi kerugian negara yang diselamatkan diperkirakan sebesar Rp361 juta.

“Kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran di bidang cukai,” tegas Muhariadi.

Bea Cukai mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan informasi terkait peredaran barang kena cukai ilegal di lingkungannya. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam memberantas peredaran rokok ilegal secara efektif.

TIM 

Belum ada Komentar untuk "Bea Cukai Morowali Tindak 21 Ribu Batang Rokok Ilegal di Sekitar Kawasan Industri IMIP"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Bawah Artikel

Selamat datang di Website portal berita mediaonline kami, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: