Pembinaan Berbuah Prestasi, Batik Warga Binaan Lapas Perempuan Padang Raih Kepercayaan Instansi Pemerintah
PADANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui karya batik tulis hasil kreativitas warga binaan. Salah satu produk unggulan tersebut mendapat apresiasi setelah dikenakan oleh Zul Akhyar, S.Ag., M.A., dari Kementerian Agama Kota Padang..
Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Padang. Penggunaan batik karya warga binaan oleh seorang pejabat instansi pemerintah menjadi bukti bahwa hasil pembinaan memiliki kualitas yang mampu bersaing serta mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Tidak hanya unggul dari segi kualitas, Batik Lapas Perempuan Kelas IIB Padang juga telah memperoleh Surat Pencatatan Hak Cipta sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap motif dan karya yang dihasilkan. Pencatatan hak cipta tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaga kekayaan intelektual sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk hasil karya warga binaan.
Program pembinaan melalui pelatihan membatik merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Melalui proses pembuatan yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas tinggi, setiap lembar batik yang dihasilkan mencerminkan semangat perubahan serta tekad warga binaan untuk terus berkarya secara produktif.
Penggunaan batik tersebut oleh Zul Akhyar juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap hasil pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Apresiasi itu diharapkan mampu meningkatkan motivasi warga binaan untuk terus menghasilkan karya terbaik sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk-produk unggulan Lapas Perempuan Kelas IIB Padang.
Ke depan, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Dengan bekal keterampilan serta kepercayaan diri yang terus dibangun, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
TIM
Belum ada Komentar untuk "Pembinaan Berbuah Prestasi, Batik Warga Binaan Lapas Perempuan Padang Raih Kepercayaan Instansi Pemerintah"
Posting Komentar